Monday, June 22, 2020

Nauru, Negara Kecil di Pasifik yang Berisi Orang-Orang Gemuk



Negara kepulauan Nauru adalah satu dari 14 negara Kepulauan Oceania yang ada di samudra pasifik. Nauru adalah pulau yang memiliki kandungan batu fosfat yang banyak. Negara ini memiliki beberapa sumber fosfat yang tersisa, namun sedikit bagus untuk diekstrak kembali.

Uniknya, fosfat ini berasal dari kotoran burung. Namun, siapa sangka kotoran burung tersebut bisa menghasilkan pundi-pundi uang dan menjadikan Nauru pernah menjadi negara kaya. Sayangnya, negara ini terkenal dengan masyarakatnya yang boros uang hingga negaranya menjadi miskin.

Banyak Penduduk bertubuh Gemuk



Masyarakat Nauru sedang menjala ikan

Nauru adalah negara yang indah, memiliki pantai yang eksotis dan masyarakatnya yang unik. Masyarakatnya sungguh unik, dimana hampir seluruhnya memiliki tubuh yang gemuk. Ada sekitar 95% penduduk negara ini bertubuh gemuk. Karena hal itu pula, banyak masyarakatnya yang terkena penyakit gula.

Bayangkan rata-rata masyarakat di Nauru saat menyantap makanan, mereka akan menghabiskan sepiring makanan berukuran jumbo. Selain itu, anak-anak disana telah dibiasakan untuk makan makanan dalam porsi yang sudah sangat membuat perut kenyang selama 1 minggu. Mereka memaksa anak mereka untuk makan dalam ukuran yang besar.

Bertubuh gemuk sudah menjadi hal yang lumrah disana, bahkan layaknya peraturan yang wajib. Sayangnya, bertubuh gemuk dalam kesehatan itu kurang baik karena rentan terhadap penyakit. Diantaranya penyakit obesitas dan penyakit gula.

Baca juga ; Penulisan Alamat Kosta Rika Ini Membuatmu Bingung

Program Pelangsingan yang diterapkan Pemerintah Nauru



Pemerintah sudah merencanakan solusi agar masalah obesitas di negara ini segera selesai, salah satunya membuat program pelangsingan. Program ini berupa mewajibkan penduduknya yang bertubuh gemuk untuk melakukan suatu hal. Yaitu kelas senam, olahraga, seminar gizi, hingga membuat perlombaan penurunan berat badan. Hal itu untuk dapat mengubah masyarakatnya memiliki tubuh yang not strange dan tentunya sehat.

Sunday, June 21, 2020

Tradisi Fa’afafine, Tradisi Unik Di Samoa



Samoa, negara kepulauan yang ada di Osenia ini merupakan salah satu negara terkecil di dunia. Negara ini terletak di samudera pasifik bagian selatan. Samoa memiliki keindahan alam yang sangat memanjakan mata, terutama keindahan pantainya. Selain itu, ternyata negara ini memiliki keunikan lain yang belum banyak orang tahu.

Dalam tradisi masyarakat Samoa, ada salah satu tradisi yang cukup unik bagi banyak orang. Tradisi Unik Di Samoa ini bernama Fa’afafine, yaitu tradisi dimana jika memiliki seorang putra bungsu akan dibesarkan menjadi seorang perempuan. Sangat unik bukan?

Tradisi ini lahir dan berkembang dalam masyarakat Samoa Tradisional. Diperkirakan 1 hingga 5% masyarakat Samoa mengidentifikasi sebagai fa’afafine. Menurut Ensiklopedia Selandia Baru, memperkirakan ada 500 fa’afafine di Samoa. Sementara menurut berita SBS, ada kurang lebih 3.000 fa’afafine yang saat ini tinggal di Samoa.

Selain karena seorang putra bungsu yang dibesarkan menjadi fa’afafine, jika sebuah keluarga memiliki lebih banyak anak laki-laki daripada anak perempuan. Maka, anak-anak laki-laki akan dipilih untuk dibesarkan sebagai fa’afafine. Alasannya untuk membantu tugas-tugas perempuan tentang rumah.

Baca Juga : Nauru, Negara Kecil di Pasifik yang Berisi Orang-Orang Gemuk

Peran Fa’afafine dalam masyarakat Samoa



Fa’afafine di Samoa | Pinterest

Kata faʻafafine termasuk awalan kausatif faʻa yang berarti “dengan cara” dan kata fafine yang berarti “wanita”. Fa’afafine dikenal pekerja keras dan memiliki dedikasi yang besar dalam keluarganya. Biasanya dalam tradisi Samoa tautua atau layanan kepada keluarga, Fa’afafine memiliki tugas yang penting dalam melayani keluarga.

Uniknya, fa’afafine ini dikategorikan dalam jenis kelamin ganda atau ketiga. Berbeda dengan Thailand yang memiliki masyarakat dengan jenis kelamin yang tidak biasa karena alasan kehidupan sosial turun temurun. Tradisi fa’afafine di Samoa merupakan budaya yang sudah lama menjadi bagian terpenting dalam masyarakat Samoa.

Thursday, June 18, 2020

Michael Collins, Manusia Paling Kesepian Dalam Sejarah



Pernahkah kamu mendengar siapa dua orang pertama yang berhasil sampai ke bulan ? Jika jawabannya Neil Amstrong dan Buzz Aldrin, kamu tidak salah. Kedua orang ini pernah ke bulan pada tahun 1969.

Namun, sebenarnya masih ada satu orang yang jarang diketahui, ia merupakan satu dari tiga orang pertama yang pernah ke bulan.

Ialah Michael Collins, salah satu astronaut yang melakukan pendaratan pertama kali di bulan dalam misi Apollo pada tahun 1969.
Michael Collins | Pinterest

Misi Apollo 11 dalam pendaratan di Bulan


Neil Amstrong dan Buzz Aldrin turun ke permukaan bulan dan melakukan penjelajahan selama 2 setengah jam. Sementara itu Michael Collins lah yang tetap berada di orbit dalam Modul Komando.

Collins bertanggungjawab dalam modul perintah agar nantinya memungkinkan tim kembali ke bumi. Ini adalah pekerjaan paling sulit di dunia, karena Collins harus tetap berada pada orbit selama kurang lebih 22 jam.

Baca Juga Ternyata Ini 10 Manfaat Durian untuk Kesehatan

Titik Kesunyian Michael Collins


Pada saat inilah bagian terburuk dalam hidup Collins. Ketika Collins mengorbit bagian sisi terjauh dari bulan, ada periode waktu 47 menit dimana bulan sepenuhnya memblokir bumi. Pada saat itu, semua komunikasi Collins tidak dapat dioperasikan. Collins benar-benar ada pada titik kesepian dan sendirian.

Bisakah kamu membayangkan bagaimana keadaan Collins pada saat itu? Bahkan NASA mengatakan bahwa sejak zaman Adam, tak ada manusia yang berada dalam kesunyian seperti itu. Terlepas dari kutipan rasa hormat NASA, hanya Collins sendirilah yang dapat menggambarkan bagaimana rasanya dalam titik kesunyian seperti itu.

“Misi berbahaya ini telah dirancang untuk tiga orang. Saya menganggap diri saya sebagai anggota ketiga yang sama penting dengan dua lainnya. Saya tak bermaksud untuk menyangkal kesunyian. Rasa itu berada di sini, ketika kontak radio dengan Bumi tiba-tiba terputus saat saya di belakang Bulan. Saya sendirian sekarang, benar-benar sendirian, dan sangat terisolasi dari semua kehidupan yang pernah diketahui.”
“Jika dihitung? Skornya akan menjadi tiga miliar plus dua orang di sisi lain Bulan… Dan satu lagi, ditambah Tuhan yang tahu bagaimana rasanya kesunyian ini.”

Pernyataan dari Michael Collins, Astronot Apollo 11

Neil Amstrong dan Buzz Aldrin, adalah dua orang pertama yang mendarat di Bulan. Yang memang telah mencapai satu prestasi terbesar dalam sejarah manusia.

Namun, tak banyak orang tahu ada manusia yang berhasil mencapai tingkat ketenangan dari yang pernah dialami manusia, dialah Michael Collins.

Apa saja Dampak yang Akan Terjadi Jika Perang Korea Utara Dan Korea Selatan Pecah? -



Saat ini dua negara Korea, Korea Selatan dan Korea Utara kembali memanas setelah tak lama diberitakan berdamai pada tahun 2018. Isu ini terjadi saat diketahui Korea Utara meledakkan kantor pengbuhung Korea Utara dan Korea Selatan. Sehingga hal ini menimbulkan ketegangan antar kedua negara.

Peledakan Kantor Penghubungan Korea Utara dan Korea Selatan | Newssky

Korea Utara meledakkan kantor penghubung kedua negara dinilai sebagai ancaman dari adik pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Hal ini merupakan suatu bentuk protes dengan sikap Pemerintah Korea Selatan. Lalu, apakah yang akan terjadi jika kedua negara korea ini kembali berperang setelah Perang Korea Utara sebelumnya yang terjadi pada tahun 1950.

1. Industri hiburan asia di Korsel akan dihentikan




Industri Hiburan Korea Selatan | Pinterest

Industri hiburan di Korea Selatan saat ini sedang dalam puncak ketenaran hingga dikenal di seluruh dunia. Banyak industri hiburan seperti movie, drama, dan musik Korea Selatan yang disukai banyak orang. Artis-artis Korea Selatan juga sangat populer, sebut saja BTS, EXO, dan Tremendous Junior. Beberapa boyband/Girlband Korea Selatan ersebut terkenal dan memiliki banyak penggemar di seluruh dunia.

Apa yang terjadi dengan industri hiburan Korea Selatan jika Perang Korea kembali pecah? Industri hiburan Korea Selatan akan dihentikan akibat perang korea. Jika perang kedua negara pecah, kedua negara akan saling membela diri dan melakukan perlawanan.

Yang tentu saja akan menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan di wilayah kedua negara tersebut. Sehingga, bisa dipastikan banyak Industri dari kedua negara akan dihentikan, salah satunya adalah Industri hiburan Korea Selatan.

2. Perang korea akan menjadi pertanda awal perang dunia ke 3.




Ilustrasi Perang Dunia 3 | Askpic

Konflik kedua negara korea sudah lama diisukan akan terjadi. Korea Selatan sudah lama mempersiapkan berbagai upaya jika sewaktu-waktu perang akan terjadi di negaranya. Salah satu yang dilakukannya adalah mewajibkan rakyatnya ikut serta dalam wajib militer atau wamil. Jika perang korea pecah, maka akan menjadi pertanda awal terjadinya perang dunia ke-3.

Lalu, bagaimana skenario yang akan terjadi saat Perang Korea Utara ? Amerika Serikat berhubungan baik dengan Korea Selatan, bisa dipastikan Amerika Serikat akan membantu Korea Selatan untuk menyerang Korea Utara. Sedangkan dipihak Korea Utara ada Rusia yang akan membantunya. Rusia tidak akan menyerang Korea Selatan, tetapi dia akan menyerang Amerika Serikat.

Negara di Eropa akan berusaha untuk menenangkan pihak terlibat. Sedangkan negara Australia akan berusaha menjaga keamanan Negaranya. Tiongkok akan membantu Korea Utara. Sama dengan Rusia, Tiongkok tidak akan menyerang Korea Selatan, tetapi menyerang Amerika Serikat.

3. Krisis ekonomi dunia akan mulai terjadi




Krisis Ekonomi | Kapital.zc

Korea selatan merupakan salah satu penggerak Ekonomi dunia. Oleh sebab itu, jika perang korea pecah, maka akan berdampak pada perekonomian dunia. Banyak negara akan mengalami krisis ekonomi.

Diantaranya adalah negara-negara di Asia tenggara termasuk Indonesia. Apalagi saat ini negara di Asia Tenggara sedang mengalami kemajuan dalam sektor ekonomi. Jika Perang Korea Utara terjadi, siap-siap menerima dampak yang salah satunya adalah krisis keuangan dan ekonomi yang parah.

Baca Juga 5 Film Perang yang Wajib Kamu Tonton Selama Hidup – EB

4. Dunia akan berubah menjadi mencekam




Ilustrasi Dunia Mencekam | Analitik

Ada banyak hal yang akan terjadi jika perang korea pecah, salah satu dampak terbesarnya adalah dunia akan berubah menjadi mencekam. Semua negara di dunia akan fokus dengan kedua negara yang berperang. Menyebabkan banyak sektor di setiap negara akan menurun dan kehancuran meningkat. Beberapa diantaranya adalah, sektor penerbangan, sosial, ekonomi, dan politik.

5. PBB sibuk dengan urusan menenangkan ketegangan antar pihak yang terlibat




Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB | Pulse

Yang paling berperan dalam mengatasi peperangan korea adalah organisasi PBB atau Perserikatan Bangsa-Bangsa. Jika ketegangan tidak bisa dikontrol, kemungkinan organisasi PBB akan berakhir.

6. Perang korea akan menjadi awal Kehancuran dunia




Ilustrasi Bom Nuklir | Viva

Hal yang paling ditakuti dari perang ini adalah teknologi dan senjata nuklir akan dipakai dalam peperangan. Di zaman trendy sekarang ini, teknologi semakin canggih dan sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Jika perang korea pecah saat ini, teknologi akan digunakan dalam peperangan.

Selain itu, senjata nuklir yang ditakuti oleh dunia juga akan digunakan. Senjata nuklir adalah senjata paling mematikan yang bisa menghancurkan dan sangat berdampak besar bagi kehidupan. Nuklir akan berjatuhan kesana kemari dan menimbulkan banyak kehancuran khususnya bagi kehidupan manusia.

Sangat disayangkan apabila perang kedua negara korea pecah. Akan ada banyak dampak yang terjadi, bukan hanya di kedua negara tetapi juga berimbas ke seluruh dunia. Semoga perang korea tidak terulang kembali dan dunia akan tetap aman.

Wednesday, June 17, 2020

4 Kejadian Miris Oleh Pengguna Aplikasi TikTok



Tak bisa dipungkiri jika saat ini aplikasi hiburan sangat diminati oleh banyak orang. Salah satunya aplikasi TikTok. TikTok adalah sebuah jaringan sosial dan platform video musik Tiongkok yang dluncurkan pada September 2016 oleh Zhang Yiming. Aplikasi ini bahkan menjadi salah satu aplikasi paling banyak diunduh di Google Play Store tahun 2019.

Di Indonesia, aplikasi ini banyak digandrungi oleh masyarakat baik muda maupun tua. Sejak aplikasi ini viral di Indonesia, banyak masyarakat yang berlomba-lomba membuat video TikTok untuk sebatas hiburan dan menarik banyak penonton. Namun, ada saja kejadian miris yang terjadi karena penggunaan aplikasi TikTok. Dibawah ini beberapa kejadian miris oleh pengguna aplikasi TikTok.

1. Remaja 18 tahun menembak kepalanya saat bermain TikTok



Ilustrasi Seorang Remaja Menembak Kepalanya Sendiri | Uterea

Seorang remaja 18 tahun asal India, Keshav Kumar, harus mengakhiri hidupnya karena teknologi dan keteledoran orang tua. Kumar tanpa sengaja menembak dirinya sendiri saat membuat video aplikasi TikTok. Kejadian ini terjadi di desa Mudia Bhikampur, India.

Kumar diketahui menggunakan pistol untuk mengikuti pose seorang prajurit yang menaruh senjatanya di pundak. Ketika melakukan pose ini, tanpa sengaja dia menembakkannya ke pelipis mata kanan. Foto prajurit dengan senapan memang ditempel di dinding kamarnya.

Menurut sang ibu, Kumar sering memposting video TikTok ke akun Facebook dan Instagram miliknya. Ia juga sering mengubah foto profilnya di media sosial. Ibu Kumar mengatakan, tidak tahu sama sekali kalau pistol itu berisi peluru. Jika tahu, dia tidak akan memberinya ke sang anak.

2. Skullbreaker Downside di TikTok yang banyak memakan korban jiwa




Skullbreaker Downside | DcNews

Banyak pengguna TikTok yang membuat challenge-challenge unik agar bisa tren dan ditiru oleh pengguna TikTok lain. Salah satunya adalah Skullbreaker Downside.

Downside ini dilakukan oleh tiga orang yang berdiri berdampingan. Salah satu orang yang berdiri di pinggir adalah yang akan melakukan ” kejailan” pada orang yang berdiri di tengah.

Namun, undertaking ini justru merenggut korban di banyak negara. Seorang anak sekolah di Venezuela, dua remaja di Kanada, satu remaja di Alabama AS, satu orang di Miami. Para korban ini mengalami cedera sampai ada yang dirawat di rumah sakit. Selain Skullbreaker Downside, masih banyak undertaking lain di TikTok yang berbahaya untuk dilakukan.

3. Penistaan agama dalam video TikTok




Penistaan Agama dalam Video TikTok | KoranNtb

Kejadian miris ini terjadi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Tengah mengamankan seorang perempuan atas nama inisial RE (19). Wanita itu diamankan, karena diduga telah melakukan penistaan agama yakni membuat video TikTok berjoget saat melakukan gerakan salat.

Wanita yang beralamat di Renggung, Dusun Pendangi, Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah itu diancam Pasal 156 KUHP tentang penistaan agama atas video tik tok yang diunggah di akun media sosial miliknya.

Baca Juga : Taktik Psikologis Untuk Mempengaruhi Calon Pelanggan, Dijamin Berhasil! – EB

4. Seorang siswi SMP tewas akibat tersengat listrik karena bermain TikTok




Siswi SMP Tewas | Kumparan

Kejadian miris ini baru-baru terjadi di daerah Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Korban tewas siswi SMP tersebut tersengat listrik saat berusaha mengambil ponselnya yang terjatuh di antara kabel listrik.

Saat itu korban sedang asyik bermain TikTok bersama tiga orang rekannya di lantai 3 rumah. Korban pun tewas seketika di lokasi kejadian dengan tubuh hangus terbakar. Posisi tubuh korban telentang di pinggiran atap dan tangan masih memegang kabel listrik. Kejadian nahas tersebut ramai diperbincangkan publik usai diunggah akun Facebook bernama Creamhn Veii, Senin 15 Juni 2020.

Sebenarnya menggunakan aplikasi TikTok memberi kesenangan tersendiri bagi pengguna dan penontonnya. Selain sebagai aplikasi hiburan, aplikasi ini juga bisa lebih bermanfaat jika dimanfaatkan dengan baik.

Monday, June 1, 2020

ANTIFA, Kelompok Dalang Kerusuhan Di Amerika Serikat



Amerika Serikat (AS) kini kembali memanas setelah beberapa aksi demonstrasi damai menuntuk keadilan bagi kematian George Floyd yang berakhir ricuh.

Dalam Kerusuhan tersebut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengintensifkan upayanya untuk menyalahkan kelompok “The Antifa.” atau “ANTIFA” sebagai dalang dari aksi kekerasan dan penjarahan yang terjadi pada aksi demonstrasi menuntut keadilan George Floyd.

Presiden Donald Trump di Twitternya juga menyayakan bahwa ANTIFA adalah sebuah organisasi teroris. Di sisi lain Jaksa Agung William P. Barr menegaskan pernyataan Presiden Donald Trump dan menganggap tindakan kelompok ANTIFA sebagai bentuk tindakan “Area Terorism.”

Sc: Twitter

Rencana Trump tersebut banyak menimbulkan tanda tanya besar bagi semua pihak. Pasalnya, The Antifa atau ANTIFA pada dasarnya bukanlah organisasi yang terstruktur, melainkan aksi massa yang muncul tanpa adanya pemimpin dan hierarki organisasi. Selain itu, pengamat menganggap label teroris hanya dialamatkan untuk kelompok milisi di luar negeri, bukan dalam negeri.

Baca Juga Penulisan Alamat Kosta Rika Ini Membuatmu Bingung

Perlu Diketahui George Floyd meninggal karena lehernya dikunci menggunakan lutut oleh polisi yang menangkapnya dengan tuduhan membelanjakan uang palsu di Minneapolis pada awal pekan lalu. Buntut kematian Floyd tersebut, muncul protes antirasialisme di seluruh wilayah AS, bahkan menular ke wilayah lain di dunia termasuk di Eropa.


Demonstran Antifa bentrok dengan polisi dalam sebuah protes musim panas lalu di Washington.
(Evelyn Hockstein / untuk The Washington Publish)

APA ITU ANTIFA ?


Dikutip dari New York Cases, Antifa adalah singkatan dari Anti-Fasis. Kelompok ini tidak memiliki struktur organisasi dan markas, walau beberapa di antara mereka kerap rapat rutin di negara-negara bagian AS.

Ketika diktator Italia Benito Mussolini mengkonsolidasikan kekuasaannya di bawah Partai Fasis Nasional pada pertengahan 1920-an, gerakan anti-fasis oposisi muncul di Italia dan negara-negara seperti Amerika Serikat. Banyak pemimpin anti-fasis di Amerika Serikat adalah imigran sindikalis, anarkis, dan sosialis dari Italia dengan pengalaman dalam pengorganisasian buruh dan militansi.

Secara ideologis, antifa di Amerika melihat dirinya sebagai penerus aktivis anti-Nazi tahun 1930-an; Kelompok-kelompok aktivis Eropa yang awalnya terorganisir untuk menentang kediktatoran fasis generation Perang Dunia II muncul kembali pada tahun 1970-an dan 1980-an untuk menentang supremasi kulit putih dan orang kulit putih, dan akhirnya menyebar ke Amerika.

Setelah Perang Dunia II, tetapi sebelum perkembangan gerakan antifa fashionable, konfrontasi dengan unsur-unsur fasis berlanjut secara sporadis.

Kolumnis Peter Beinart menulis bahwa
“Di akhir 80-an, penggemar punk sayap kiri di Amerika Serikat mulai mengikuti, meskipun mereka awalnya menyebut kelompok mereka Anti-Racist Motion (ARA) pada teori bahwa orang Amerika akan lebih akrab dengan memerangi rasisme daripada dengan memerangi fasisme.”

Pada akhir 1980-an dan 1990-an, para aktivis ARA melakukan tur dengan band-band punk rock dan skinhead populer untuk mencegah anggota Klan, neo-Nazi, dan berbagai supremasi kulit putih lainnya untuk merekrut.

Moto mereka adalah “Kami pergi ke mana mereka pergi” yang mereka maksudkan adalah bahwa mereka akan berhadapan dengan aktivis sayap kanan dalam konser dan secara aktif mengeluarkan materi mereka dari tempat-tempat umum.

Pada tahun 2002, ARA mengacaukan pidato di Pennsylvania oleh Matthew F. Hale, kepala kelompok supremasi kulit putih Gereja Dunia Sang Pencipta, yang mengakibatkan perkelahian dan dua puluh lima penangkapan. [35] Salah satu kelompok antifa paling awal di AS adalah Rose The city Antifa, yang dibentuk di Portland, Oregon pada 2007.

Kelompok-kelompok antifa lain di AS memiliki silsilah lain, misalnya di Minneapolis, Minnesota, di mana sebuah kelompok bernama the Baldies dibentuk pada tahun 1987 dengan maksud untuk melawan kelompok-kelompok neo-Nazi secara langsung.

Wednesday, May 27, 2020

Ungkapkan Kekesalan Terhadap Twitter, Donald Trump Ancam Tutup Media Sosial



Ungkapkan Kekesalan Trump Ditengah pandemic yang tengah melanda dunia saat ini, presiden amerika serikat Donald trump mengutarakan kekesalannya terhadap platform sosial media yaitu twitter.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam menutup media sosial setelah Twitter melabeli dua kicauan terbarunya sebagai klaim palsu atau “klaim tidak berdasar” untuk pertama kali.

Kekesalan Donald Trump Dengan Twitter


Ungkapkan Kekesalan dengan Twitter dan menuduh menuduh platform media sosial itu telah mencampuri pemilihan presiden AS. Kata dia, Partai Republik merasa suara konservatif dibungkam.
“Partai Republik merasa bahwa platform media sosial benar-benar membungkam suara-suara konservatif. Kami akan sangat mengawasi, atau menutupnya, sebelum hal ini terjadi,”

tulis Trump, Rabu (27/5) seperti dikutip media dari AFP.

Raksasa media sosial Twitter mengomentari dua kicauan Ungkapkan Kekesalan Trump pada Selasa (26/5). Kedua kicauan itu berisikan anggapan Trump bahwa pemungutan suara melalui ‘mailing balloting’ akan melahirkan pemilu AS yang curang. Twitter membantah dan menyebut kicauan-kicauan Trump itu tanpa bukti.

Baca Juga ANTIFA, Kelompok Dalang Kerusuhan Di Amerika Serikat

Di bawah kolom kicauan Trump, Twitter mengunggah tautan ‘dapatkan fakta tentang mail-in ballots’ dan mengarahkan pengguna twitter untuk melihat klaim yang ‘tidak berdasar’ itu dengan mengutip artikel yang dirilis CNN, Washington Submit, dan media lainnya.
“Trump secara keliru mengklaim bahwa surat suara (mail-in ballots) akan mengarah pada kecurangan pemilu,” tulis Twitter. Cek Fakta menegaskan tidak ada bukti bahwa surat suara yang akan digunakan pada pilpres AS mengarah pada kecurangan pemilu,”

kata Twitter

Menurut AFP, Trump memang kerap menggunakan Twitter untuk membagikan teori konspirasi, informasi palsu, dan mencaci kepada 80 juta pengikutnya.

Sebelum terpilih pada 2016, ia membangun citra politiknya dengan mendukung kebohongan bahwa Barack Obama tidak dilahirkan di Amerika Serikat.

Wallpapers Mobile Legends - Hero Alucard

Download This Wallpapers Download This Wallpapers Download This Wallpapers Download This Wallpapers Download This Wallpapers Download This W...